Apakah Benar, Operasi Usus Buntu Adalah Langkah Yang Terbaik ?

By | April 22, 2017

Apakah Benar, Operasi Usus Buntu Adalah Langkah Yang Terbaik ? Pastinya salah satu cara termudah dan tercepat dalam menangani penyakit usus buntu yakni hanya dengan menjalani tindakan operasi.Hal tersebut perlu digunakan guna mencegah infeksi lebih lanjut yaitu infeksi peritonitis, yang mana bisa mengancam jiwa.

Apakah Benar, Operasi Usus Buntu Adalah Langkah Yang Terbaik ?Tujuan yang paling utama dari operasi usus buntu yaitu untuk menngeluarkan usus buntu yang terinfeksi sebelum pecah, karena jika usus buntu pecah, bakteri dan kotoran di dalam usus bisa menyebar di dalam perut dan bisa menimbulkan infeksi serius yang dinamana dengan peritonitis.

Tidak hanya itu, abses juga bisa timbul saat usus buntu pecah, yang mana kedua hal tersebut merupakan kondisi yang mengancam jiwa sehingga sangat dibutuhkan sekali tindakan operasi secepatnya.

Langkah Operasi Usus Buntu

Sebelum menjalankan operasi usus buntu, biasanya pasien harus berpuasa setidaknya selama 8 jam.Setelah itu, tubuh akan dipasangi infus untuk menerima cairan dan obat.Pada umumnya pasien akan diberikan bius total, namun dalam beberapa kasus, pembiusan lokal lebih diutamakan.

Biasanya ada dua metode operasi yang bisa dipilih dokter pada penyakit ini, yang mana pilihannya akan berdasarkan pada keparahan penyakit dan kondisi kesehatan pasien yakni :

1) Operasi dengan lubang kecil (Laparoskopi)

Pada prosedur operasi ini, ada 3-4 sayatan kecil di perut untuk memasukan alat operasi.Alat pertama yakni pipa yang memompa udara sehingga perut akan mengembang, yang mana hal ini bertujuan untuk mempermudah pandangan ahli bedah dalam mengamati usus buntu dan memberikan ruang untuk kerja.

Setelah itu dokter akan memasukan pipa kecil berisi lampu dan kamera yang dihubungkan dengan monitor TV untuk melihat dan mencari usus buntu.

Terakhir, ada alat bedah kecil untuk mengambil usus buntu.Setelah mengeluarkan usus buntu, luka sayatan di tutup dengan jahitan.Biasanya metode operasi yang satu ini paling sering dilakukan karena bekas luka biasanya bisa sembuh dengan cepat.

Selain itu, metode ini adalah salah satu pilihan terbaik bagi orang tua dan orang-orang dengan berat badan berlebih (obesitas) karena resikonya lebih kecil.Melalui laparoskopi, pasien bahkan diperbolehkan untuk pulang setelah prosedur operasi.

2) Operasi bedah terbuka (Laparotomi)

Operasi yang satu ini dilakukan jika usus buntu sudah pecah atau peritonitis sudah menyebar.Pembedahan biasanya dilakukan dengan membuat irisan panjang di perut bagian kanan bawah.Namun, jika terjadi penyebaran peritonitis yang luas maka irisan akan dilakukan di garis tengah perut, yang mana prosedur ini di namalan laparotomi.

Setelah tindakan operasi, usus buntu mengalami infeksi akan dikirim ke laboratorium untuk diperiksa ada tidaknya pertanda kanker, yang mana ini adalah tindakan pencegahan meski masalah serius jarang sekali di temukan.

Bagaimana Perawatan Setelah Operasi Usus Buntu ?

Apakah Benar, Operasi Usus Buntu Adalah Langkah Yang Terbaik ?Untuk masa pemulihan pasca operasi usus buntu tergantung dari jenis prosedur operasi, tipe pembiusan atau kemungkinan berkembangnya komplikasi.Pada operasi dengan metode laparoskopi yang dilakukan sebelum adanya komplikasi, sebagian besar pasien bisa pulang dalam waktu sebelum 24 jam pasca operasi.

Sedangkan untuk bedah terbuka atau operasi yang rumit seperti : adanya peritonitis, perlu waktu hingga beberapa mingggu sebelum pasien cukup sehat untuk pulang.

Pascaoperasi, biasanya rasa sakit akan terasa di sekitar luka bedah.Namun, rasa sakit tersebut akan berkurang dalam beberapa hari.Bagi yang menjalani operasi laparoskopi, rasa sakit pada ujung bahu mungkin bisa terasa sekitar satu minggi akibat udara yang dipompa ke perut saat operasi.

Dan berikut ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan pascaoperasi usus buntu diantaranya :

  • Jika perlu, dokter bisa memberikan obat yang meringankan rasa sakit dan antibiotik guna menghindari infeksi.
  • Selama masa pemulihan, dianjurkan membatasi kegiatan¬† fisik yang berlebihan demi mempercerpat proses kesembuhan.
  • Jaga kebersihan disekitar luka bedah guna untuk mencegah risiko infeksi.
  • Waspadai tanda-tanda infeksi, termasuk luka bedah menjadi merah dan bengkak, memgalami demam tinggi (melebihi 38 derajat Celcius), kedinginan, muntah-muntah, kehilangan selera makan, kram perut, diare atau sembelit yang berlangsung lebih dari 2 hari.

Meskipun ada risiko kecil mengalami infeksi pascaoperasi usus buntu, sebagian besar pasien dapat pulih tanpa masalah berarti.Biasanya waktu yang diperlukan untuk sembuh total dari penyakit usus buntu adalah sekitar 4-6 minggu.

Namun jika anda ingin mendapatkan pemulihan secara maksimal, maka kami merekomendasikan untuk anda Jelly Gamat QNC 100% terbuat dari bahan-bahan alami.Selain bisa dikonsumsi, ternyata produk herbal ini bisa dioleskan pada kulit yang terkena luka ataupun penyakit.

Itulah informasi yang bisa kami sampaikan pada kesempatan kali ini mengenai apakah benar, operasi usus buntu adalah langkah yang terbaik ? semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi anda dan terimakasih atas kunjungannya.

Baca Juga Artikel Lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *