10 Dampak Dan Efek Samping Pasca Operasi Usus Buntu

By | March 20, 2017

Operasi usus buntu adalah salah satu cara mengobati usus buntu yang sering dilakukan untuk mengatatasi penyakit usus buntu ini, yang bertujuan untuk pengangkatan usus buntu.

10 Dampak Dan Efek Samping Pasca Operasi Usus BuntuSesuai dengan namanya operasi usus buntu merupakan tindakan medis yang dilakukan untuk memberikan jalan alternatif bagi usus buntu, meskipun usus buntu tidak memiliki fungsi yang penting bagi tubuh manusia dan pengangkatanya pun tidak akan menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang.

Penyakit usus buntu sendiri adalah kondisi di mana terjadinya peradangan atau pembengkakan pada usus buntu, yang mana usus buntu merupakan organ tubuh yang berbentuk kantong kecil dann tipis berukuran 5 hingga 10 cm yang terhubung pada usus besar.

Penyakit ini umumnya bisa terjadi pada siapa saja, namun kalangan muda yang berusia 10 sampai 30 tahun adalah kelompok orang yang paling sering mengakami kondisi ini.

Meskipun gejala utama dari usus buntu belum diketahui secara pasti, namun adanya rasa sakit yang bertambah parah ketika terjadi penekanan pada bagian perut menjadi gejala dari usus buntu.Tidak hanya itu, ada beberapa gejala lain yang bisa dirasakan oleh penderita usus buntu antara lain :

  • Mengalami demam
  • Nafsu makan menjadi berkurang
  • Mual dan muntah
  • Perut terasa kembung
  • Kesulitan untuk buang gas
  • Terjadinya diare atau konstipasi

Namun, penyakit usus buntu juga sering di kira sebagai penyakit lain seperti : infeksi saluran kemih, keracunan makanan, sindrom iritasi usus yang parah dan konstipasi biasa.

PENYEBAB USUS BUNTU

Hal utama yang menyebabkan usus buntu belum diketahui dengan pasti, sehingga pencegahannya pun belum diketahui.Namun, meski begitu, sebagian besar usus buntu diperkirakan terjadi akibat tersumbatnya pintu masuk menuju usus buntu oleh :

  • Kelenjar getah bening yang membengkak dalam usus dinding usus.Pembengkakan tersebut biasanya berkembang setelah terjadinya infeksi saluran pernafasan atas.
  • Tinja

Biasanya penyumbatan tersebut akan menyebabkan terjadinya inflamasi dan pembengkakan, yang mana tekanan akibat pembengkakan akan memicu pecahnya usus buntu.

PROSEDUR OPERASI USUS BUNTU

Menjalani operasi merupakan langkah utama pengobatan yang jauh lebih aman daripada menunggu hasil konfirmasi adanya peradangan usus buntu.Karena jika semakin lama menunggu, risiko pecahnya usus buntu akan semakin meningkat.

Terdapat dua jenis usus buntu yang bisa dilakukan yaitu :

  1. Operasi laparoskopi atau lubang kunci
  2. Bedah sayatan terbuka

Biasanya operasi pengangkatan usus buntu melalui prosedur lubang kunci (laparoskopi) lebih banyak dipilih, terutama pada pasien manula atau mengalami obesitas.

Operasi laparoskopi hanya membutuhkan beberapa sayatan kecil pada perut untuk mengangkat usus buntu sehingga pemulihan pasien akan lebih cepat, yang mana biasanya pasiesn akan diizinkan pulang setelah beberapa hari atau bahkan 24 jam.

Namun, tidak semua penderita usus buntu bisa menjalani operasi laparoskopi misalnya karena usus buntu sudah pecah atau infeksinya sudah menyebar.Maka penderita usus buntu tersebut membutuhkan prosedur bedah sayatan terbuka untuk mengangkat usus buntu sekaligus membersihkan rongga perut.

Proses bedah sayatan terbuka ini membutuhkan pemulihan selama satu minggu sebelum pasien diizinkan untuk pulang dan biasanya pasien bisa kembali beraktivitas secara normal dalam 2 hingga 3 minggu, namun aktivitas berat disarankan untuk dihindari selama 1 sampai 2 bulan setelah operasi.

EFEK SAMPING PASCA OPERASI USUS BUNTU

Pastinya hampir semua tindakan medis operasi akan menimbulkan resiko atau dampak termasuk operasi usus buntu.Dan berikut ini ada beberapa dampak atau efek samping usus buntu yang mungkin terjadi yakni :

#1 Penyakit radang selaput otak

Meskipun yang diangkat itu usus buntu yang mana hal ini ada di bagian perut, namun efek sampingnya bisa sampai mempengaruhi bagian otak.Yang man radang bisa terjadi di selaput otak yang menjadi akibat dari penyebaran infeksi.

#2 Rasa nyeri pada perut

Bahaya dari usus buntu ketikan dibiarkan adalah nantinya usus buntu akan pecah dan bisa membahayakan jiwa penderitanya.Maka oleh itu, operasi usus buntu pun menjadi solusi yang banyak diberikan oleh dokter untuk mengangkat usus buntu tersebut.

Namun, dengan adanya efek jahitan serta sayatan yang dilakukan oleh dokter di dalam usus hal ini bisa menjadikan pasiesn akan merasakan nyeri pada bagian perut.Maka jangan heran apabila merasakan kesakitan atau nyeri pada bagian perut ketika sedang istirahat atau beraktivitas biasa.

#3 Sembelit

Sesudah melakukan operasi, ada kalanya pasien bakal mengalami sembelit, hal ini bukan terjadi sebagai gejala dari usus buntu saja, namun juga efek samping dari langkah operasi yang sudah dilakukan oleh pasien.

Maka setelah menjalankan operasi, pasien akan disarankan untuk minum banyak air putih supaya cairan tubuh tetap terjaga dengan baik.Itu karena, banyak minum ait putih akan mencegah tubuh anda dari bahaya dehidrasi.

#4 Sepsis

Sepsis adalah salah satu kondisi yang bisa menyerang darah serta organ-organ lain di dalam tubuh.Namun, banyak orang yang menyamakan antara sepsis dan septikemia, padahal septikemia adalah kondisi yang diakibatkan oleh adanya bakteri di aliran darah dan bisa menjadi faktor penyebab sepsis.

Apabila tidak segera di tangani dengan baik, kondisi ini mampu mengancam jiwa seseorang.Biasanya kondisi ini mampu berpengaruh terhadap terhentinya suplai darah menuju organ-organ penting dalam tubuh seperti : ginjal dan jantung.

#5 Gangguan ginjal

Operasi usus buntu juga bisa mengancam kesehatan ginjal anda sehingga organ ginjal bisa rusak dan tidak bisa bekerja dengan maksimal lagi.pada saat penyakit ginjal menjadi risikonya dan hal ini sampai terjadi maka akan berdampak pula pada organ tubuh yang lainnya.

#6 Infeksi

Salah satun efek samping dari operasi usus buntu rata-ratanya adalah terjadinya infeksi, tek terkecuali operasi efek samping dari usus buntu.Pada saat terjadi infeksi, maka yang dikhawatirkan adalah tanda-tandanya yaitu munculnya nanah, yang mana kebanyakan kasus seperti ini sulit untuk disembuhkan.

#7 Pembengkakan

Terjadinya pembengkakan pada bagian perut termasuk ke dalam efek samping dari operasi usus buntu, karena bisa saja ini terjadi dibagian sayatan yang tentunya cukup berbahaya sehingga anda perlu melakukan pemeriksaan pada dokter.

#8 Pendarahan

Kemungkinan besar setelah melakukan operasi akan menimbulkan efek sampingnya berupa pendarahan yang mana kondisi ini perlui di tangani dengan cepat dan periksakan langsung pada dokter.

#9 Bau tak sedap pada sayatan

Adanya bau tak sedap pada sayatan menjadi efek samping dari operasi usus buntu, yang mana hal ini cukup mengkhawatirkan sehingga memang lebih baik di tanyakan secara jelas kepada dokter untuk risiko yang satu ini.

#10 Demam

Pasiesn setalah melakukan operasi pun akan berisiko mengalami demam yang kemungkinan besar ada hubungannya sebagai efek dari infeksi pada tubuh.Namun kemungkinan juga demam terjadi akibat adanya rasa sakit atau nyeri di bagian perut yang tak kunjung mereda setelah operasi usus buntu.

Itulah informasi yang bisa kami sampaikan pada kesempatan kali ini mengenai 10 dampak dan efek samping pasca operasi usus buntu, semoga informasi ini bermanfaat bagi anda dan terimakasih atas kunjungannya.

Baca Juga Artikel Lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *